

Perumpamaan yang paling pas untuk menggambarkan hubungan Mentor – Mentee (murid) selama awal belajar sebagai agen properti di IN.Come Realty adalah seperti :
INSTRUKTUR MOBIL DAN MURID YANG BELAJAR MOBIL
Instruktur mobil memberikan contoh bagaimana cara membawa mobil beserta dengan teori – teorinya, tetapi yang harus di belakang stir membawa mobil itu adalah si murid yang belajar itu sendiri.
Di awal instruktur mungkin akan menunjukkan bagaimana caranya membawa mobil. Tapi biasanya hanya beberapa kali. Selanjutnya harus si murid sendirian di belakang stir merasakan langsung.
Pengalaman merasakan langsung ini penting agar terbangun benang merah antara teori yang telah dipelajari dan praktek dilapangan.
Tidak bisa mereka yang belajar membawa mobil sepanjangan waktu meminta instruktur untuk membawakan mobil untuk mereka.
Instruktur mobil tidak sama dengan sopir 🙂
Murid tidak boleh meminta hal yang melebihi kewajaran, kewenangan, dan porsinya.
Mereka yang belajar membawa mobil tidak boleh meminta si instruktur untuk menyetir kan mobil kemanapun dia pergi.
Instruktur tugasnya mengajari bagaimana cara membawa mobil, tempat konsultasi, juga sebagai pihak yang memberi penilaian dan masukan di sisi mana kurang nya si murid.
Cara setiap instruktur itu mungkin beda-beda, tetapi tujuannya sama yaitu agar si murid pintar.
Agar hubungan belajar-mengajar ini terjalin baik, murid harus percaya dulu kepada instrukturnya.
Etika sebagai seorang murid kepada instruktur terus harus dipegang, walaupun murid mengetahui bahwa instruktur mendapat bayaran untuk mengajarinya.
Instruktur akan memberikan petunjuk bagaimana cara menyetir yang baik.
Dan murid mengikuti petunjuk dan arahan yang diberikan oleh instruktur, dan mencoba menerapkan secara langsung.
Pada akhirnya, di satu titik, si murid harus membawa mobilnya sendiri tanpa didampingi oleh instruktur.
Akan tiba waktunya dimana instruktur tidak menemani murid lagi.
Walau demikian instruktur tetap dapat menjadi teman diskusi dan meminta petunjuk.
Kurang lebih seperti itulah hubungan antara mentor dan mentee di INCOME Realty.
Mentor bertugas untuk mengajari agen baru agar pantas dan layak terjun ke pasar. Agar si agen baru memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri.
Sekali dua kali mentor dapat menunjukkan caranya secara langsung tetapi tidak bisa sering-sering.
Sebagai agen baru, Mentee yang harus lebih banyak menjalani, merasakan langsung pengalaman bertemu, meyakinkan, dan menjelaskan niatnya kepada calon pengguna jasa.
Mentor ada bukan untuk membuat mentee tidak melakukan kesalahan sama sekali. Bukan.
Kesalahan merupakan bagian dari proses belajar.
Tidak perlu khawatir. Seperti ungkapan Pak Dahlan Iskan, habiskan jatah gagalmu agar segera tiba waktu suksesmu.
Semoga dapat dipahami oleh teman-teman mentor dan mentee.

